Arsip untuk ‘Aeromodeling’ Kategori

Yogyakarta Air Show 2009

Posted: 5 Agustus 2010 in Aeromodeling


Sebagai acara tahunan kali ini kembali diselenggarakan Yogyakarta Air Show 2009 pada hari Minggu 12 dan 13 Desember 2009 di tempat biasa yaitu Run Way Pantai Depok Bantul Yogyakarta.
Yogyakarta Air Show 2009 selain sebagai ajang berkumpulnya para penggemar olah raga dirgantara juga menjadi agenda kegiatan Wisata kabupaten Bantul. Pemda Bantul dalam hal ini selalu memberikan dukungan kepada Federasi Aero Sport Indonesia cabang Yogyakarta untuk menggelar acara serupa di wilayah Bantul khususnya di pantai Depok ini.
Pemda Bantul juga telah membantu pembangunan Runway pada tahun 2009 sepanjang 350 meter, dan berjanji akan memperlus dan meperpanjang hinggak 1 km agar pesawat berukuran yg lebih besar bisa mendarat di pantai ini. Pada saat ini hanya pesawat jenis Trike atau Microlight saja yg bisa mendarat di lokasi ini.
Kegiatan Yogyakarta Air Show 2009 kali ini ini dimeriahkan oleh bergagai kegiatan dirgantara mulai dari Aeromodelling, terjun payung, para motor, ultra light dan gantole, serta komunitas jeep Yogyakarta.




Posted: December 15th, 2009 under Aero Modelling, Helicopter, Pesawat Terbang, Yogyakarta.
Tags:

Membuat Pesawat 3D Ferio

Posted: 4 Agustus 2010 in Aeromodeling

Membuat Pesawat 3D Ferio


Saya terinspirasi model Ferio dari Hobbytech, pesawat profile 3D yang terbuat dari bahan gabus. Pesawatnya sangat lincah melakukan manuver. Sangat mengasyikkan diterbangkan bagi “intermediate pilot” keatas. Akan tetapi, tidak disarankan bagi pemula.

Sepertinya menarik untuk dibuat sendiri asalkan bahan gabusnya tersedia. Namun, tidak semua toko penjual gabus menyediakan bahan gabus yang ketebalannya sekitar tiga milimeter. Pilihan saya ke tempat khusus yang menyediakan gabus. Saya memilih membuat pesawat ini di workshop Putu Ary di Denpasar. Kebetulan bahan dan peralatan membuat pesawat di workshop ini lumayan lengkap.

Setelah menggambar mengikuti alur pattern yang disediakan oleh Komang, asisten Putu Ary, proses selanjutnya memotong gabus berdasarkan alur pola tadi. Dibutuhkan teknik khusus untuk memotongnya. Jika cara memotongnya kurang tepat maka pinggiran gabus yang dipotong akan rontok. Cutter yang digunakan harus selalu tajam. Jika cutter agak tumpul, dipotong lagi bagian yang terluarnya agar senantiasa tajam dan memotong gabus selalu tepat.

Setelah selesai memotong semua pola yang dibutuhkan, proses selanjutnya menempelkan stiker berwarna agar lebih menarik saat terbang. Jangan lupa memberikan kayu melamin melintang pada bagian sayap agar sayap tidak mudah bengkok. Juga alat lain sehingga pesawatnya bisa terbang seperti baling-baling, ESC (kontrol kecepatan motor), motor listrik tenaga baterei, baterei tiga sel, dan radio penerima. Jika semua alat sudah terpasang, masih membutuhkan pemeriksaan titik seimbang pesawat agar pesawat terbangnya mantap.

Jantung berdebar-debar menunggu pesawat buatan sendiri terbang perdana dan melakukan manuver-manuver menantang. Seperti apakah nanti terbangnya?